Tuesday, August 17, 2010

Bukan alasan untuk sendiri dulu, memangnya aku ini siapa?

Apa gunanya punya bahasa kalau kamu hanya diam? Aku bukan pembaca pikiran!

Tidakkah kamu mengerti, kita sudah sejauh ini. Aku selalu berusaha sabar, sabar, sabar. Sabar terus sampe mati. Kamu selalu tidak, tidak, tidak peduli.

Apa yang terjadi? Bukankah aku yang selama ini ada, menemani kamu, ke mana kamu mau, ke mana kamu membawaku. Bukankah aku yang selama ini mendengar kamu?

Jangan berdalih bahwa aku tidak mengerti. Jangan berdalih lagi. Aku hanya tidak tahan dengan sikapmu yang bisa seenaknya tidak peduli. Diam, mendiamkan aku. Seakan aku tidak ada. Seakan aku bukan siapa-siapa.

Aku lelah hidup seperti ini. Aku tidak tahan setiap kali kamu menusuk-nusuk perasaanku. Aku tahu setiap kita pasti punya masalah. Tapi tidakkah kamu bisa menjaga hatiku?

Sesak, sesak sekali. Dada ini mau pecah, mau meledak.

Aku berpura-pura kuat. Berharap aku memang kuat. Berharap suatu saat kamu menyadari keberadaanku.
Mungkin jika aku pergi... Mungkin jika aku tidak di sini lagi...

Monday, July 12, 2010

You're Far and Doesn't Seem to Listen

You're far and doesn't seem to listen
Am I wrong? Did I make a mistake?
It's just a one and half day then you turn left
Look at me, look at you
I have tried. I tried, tried, tried.
Did you?

Sun-Day!

Terimakasih Fitri dan Raras atas jalan-jalan minggu malamnya yang sangat aneh. haha.. Kita berawal dan berakhir di satu tempat aneh yang sama, dengan flow awal yang sangat tinggi dan jatuh tiba-tiba. Aneh, tapi semuanya menyenangkan. I'm glad we're friends:)

Sunday, June 20, 2010

Ketika Saya Sendirian, dan Ketika Saya Merasa Sendirian

Kehilangan, atau ditinggalkan orang yang saya sayangi dan terbiasa berada di dekat saya benar-benar membuat saya sadar bahwa dia begitu berharga bagi saya. Bahkan saya lupa alasan kami selama ini bertengkar atau meributkan hal-hal kecil. Kenapa meributkan hal yang tidak penting di saat banyak hal berkualitas lainnya yang bisa kita lakukan, iya kan?

Saya mungkin terlalu manja, terlalu terbiasa dengannya, sehingga di saat sendiri seperti ini saya jadi kehilangan arah dan begitu merasa kesepian. Bukannya saya tidak punya teman, namun terkadang saya tidak terlalu nyaman berakrab-akrab ria dengan orang-orang yang tidak terlalu dekat, sementara sahabat-sahabat saya juga sedang berada jauh dari saya. Kepada keluarga juga saya tidak bisa tumpah bercerita apa yang saya rasakan, entah bagaimana saya jadi kurang terbuka dengan orang tua maupun adik-adik saya. Saya lebih nyaman bicara dengan dia, atau teman-teman yang saya percayai. Bisa dibilang saya ini orang yang introvert dan tertutup, namun kepada orang-orang terdekat saya bisa jadi begitu terbuka dan menjadi apa yang saya inginkan.

Pernah di suatu saat, saya berada di sebuah keramaian, benar-benar bising dan banyak orang. Di sekitar saya memang teman-teman yang saya kenal, namun bukan orang-orang yang dekat. Saya tidak punya fokus, dan jadi pusing- benar-benar pusing- dengan situasi di situ yang sangat ramai. Ingin rasanya saya pergi dari situ atau berteriak kepada semua orang agar mereka lebih tenang dan tidak mengganggu saya dengan suara mereka yang seakan mendengung di kepala saya. Ada apa di dalam diri saya? Atau mungkin kondisi saya saat itu sedang tidak baik, bad mood? Saya lebih nyaman bergerak dalam kelompok kecil, bermain dengan beberapa orang.

Dan saat ini, saya sedang mengingat ketika sore tadi setelah saya mengantarkan dia ke travel untuk kembali ke tempat kerjanya, saya sadar sekarang saya sendirian. dalam perjalanan saya hanya terdiam dan betapa menghargai waktu yang saya lewatkan bersama orang-orang yang saya cintai. Hargailah mereka, karena ketika mereka tidak lagi ada di dekatmu, kamu akan menyadari betapa mereka begitu berharga di dalam hidupmu.

Friday, June 18, 2010

Sunday, June 13, 2010

count down the time

it's tomorrow!
being more mature, wiser, and better
amin

such a loneeely birthday.
maybe i'll buy my own cake and blow candles alone tonight. haahaha:D